Beatles – Let It Be

3 Maret 2010

When I find myself in times of trouble
Mother mary comes to me
Speaking words of wisdom, let it be.
And in my hour of darkness
She is standing right in front of me
Speaking words of wisdom, let it be.
Let it be, let it be.
Whisper words of wisdom, let it be.

And when the broken hearted people
Living in the world agree,
There will be an answer, let it be.
For though they may be parted there is
Still a chance that they will see
There will be an answer, let it be.
Let it be, let it be. yeah
There will be an answer, let it be.

And when the night is cloudy,
There is still a light that shines on me,
Shine on until tomorrow, let it be.
I wake up to the sound of music
Mother mary comes to me
Speaking words of wisdom, let it be.
Let it be, let it be.
There will be an answer, let it be.
Let it be, let it be,
Whisper words of wisdom, let it be.

Susu Unta Lebih Bergizi Dibanding Susu Sapi

2 Maret 2010

DUBAI, KOMPAS.com — Susu unta lebih bergizi dibandingkan dengan susu sapi karena susu itu lebih rendah lemak dan kolesterol, tetapi lebih kaya akan potasium, zat besi, dan mineral seperti sodium dan magnesium.

Hal ini dinyatakan pada satu dokumen yang disajikan pada Konferensi Ke-5 Keselamatan Makanan Internasional di Dubai, yang diselenggarakan pada 22-25 Februari di Dubai International Convention and Exhibition Center.

“Unta adalah bagian penting dalam tradisi dan kebudayaan Arab dan susunya adalah komponen makanan penting di Emirat dan negara lain Arab,” kata dokumen tersebut.

Dokumen tersebut berjudul Standards for Camel Milk dan diajukan oleh Fatima Abdul Rahman, pemimpin Ahli Mikrobiologi Makanan di Laboratorium Pusat Dubai, di Kotapraja Dubai, Uni Emirat Arab (UAE).

“Hari ini, susu unta sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia di banyak negara lain,” kata Fatima di dalam dokumen itu.

“Terdapat 18 juta unta di dunia, yang mendukung kelangsungan hidup manusia di daerah setengah tandus,” demikian antara lain isi dokumen tersebut sebagaimana dikutip oleh Bantor Berita Uni Emirat Arab, WAM.

Fatima mengatakan, susu unta biasanya memiliki rasa manis dan tajam, tetapi kadang kala susu itu terasa asin dan pada saat lain terasa berair.

“Kualitas susu dipengaruhi oleh jumlah anak unta, usia hewan tersebut, kadar hewan itu menyusui anak, kualitas dan jumlah makanan, serta jumlah air yang tersedia,” katanya.

Ketika berbicara mengenai manfaat susu unta, Fatima mengatakan, susu unta adalah sumber protein yang berlimpah dengan kegiatan perlindungan dan potensi anti-mikroba.

“Sebagian protein itu tak ditemukan pada susu sapi, atau ditemukan hanya sedikit. Susu unta tak perlu dimasak sampai mendidih seperti susu sapi atau kambing. Susu unta, yang kaya akan rasa, harus diminum secara perlahan untuk memungkinkan perut mencernanya,” kata Fatima.

Ia mengatakan, beberapa studi telah dilakukan sehubungan dengan komposisi susu unta. “Semua studi tersebut menunjukkan bahwa kandungan lemak per unit susu unta ialah 1,8 persen-3,8 persen. Vitamin C dan niacin jauh lebih tinggi pada susu unta. Kandungan vitamin dan protein berbeda pada susu unta. Namun, jumlah laktosa pada susu unta sama dengan laktosa pada susu sapi. Susu unta berisi lebih sedikit vitamin A, B2, folic acid, dan panthonthenic acid dibandingkan dengan pada susu sapi, yang dapat dipandang tak menguntungkan pada susunan susu unta,” kata Fatima.

Mengenai meminum susu unta mentah-mentah, ia mengatakan, susu unta yang tak dimasak dapat mengakibatkan brucellosis.

“Bakteri brucellosis menular ke manusia melalui produk susu yang tak diolah. Kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi dan pencemaran lingkungan melalui darah hewan itu dan jaringan yang terinfeksi juga dapat mengakibatkan brucellosis,” katanya.

“Susu unta juga memiliki umur yang lebih lama dibandingkan dengan jenis susu lain karena adanya beberapa susunan khusus dan kuat dan temuan ini memiliki kepentingan besar bagi manusia yang hidup di daerah gurun, tempat instalasi pendingin tak tersedia. Nilai lactoferrin dan immunoglobulin diperkirakan agak lebih tinggi pada susu unta dibandingkan dengan yang dilaporkan pada susu sapi,” katanya.

“Spesifikasi bagi susu unta itu disiapkan oleh Kotapraja Dubai melalui kerja sama dengan Emirates Standards and Metrological Authority (ESMA), Emirates Industry for Camel Milk & Products, dan Central Veterinary Research Laboratory di Dubai. Pentingnya spesifikasi ini menjadi pengejawantahan dari perawatan yang diberikan oleh negara dan disajikan oleh para tetuanya, bagi unta yang menjadi warisan kebudayaan negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC),” kata Fatima.

Ia mengatakan, produk susu unta berbeda dengan banyak ciri khas luar biasa yang menjadikannya produk yang kaya, yang dikembangkan setelah penelitian ilmiah secara luas.

“Spesifikasi ini dipandang unik di negara ini dalam melindungi produk melalui jejak kebudayaan. Negara ini memiliki instalasi pengolahan susu unta di Dubai dan Al Ain,” kata Fatima.

“UAE telah melaksanakan tugas mempersiapkan spesifikasi bagi susu unta melalui ESMA dan badan lain yang mengkhususkan diri dalam menyetujui spesifikasi internasional. Pertemuan regional Codex Middle East memberi persetujuan mengenai spesifikasi susu unta ini,” katanya.

Tabungan Ku

21 Februari 2010

Rupanya program anyar pemerintah kembali, lagi-lagi membidik rakyat ‘kecil’. rakyat kecil yang senantiasa jadi sasaran saat negara ‘mungkin’ lagi butuh dana.?

Program ‘Tabungan Ku’, apabila berjalan sesuai rencana, artinay rakyat mendengar dan mengikuti program ini, bisa sangat luat biasa dana yang terkumpul untuk modal bank memberikan kredit, dan pastiinya banyak debitor yang bakal menikmati kredit dari bank.Kira-kira debitor golongan mana sih yang banyak menikmati limpahan duit sekian banyak itu?. Debitor kelas rakyat kecil, UKM ?, rasanya belum sampai ketitik ini, banyak kendala administratif yang sulit dipenuhi pengusaha kelas kecil ini yang menjadi syarat kelayakan mendapat pelayanan kredit dari bank.

Kasus BLBI dan Bank Century memberikan pelajaran berharga dimata rakyat kecil, bahwa betapa mudahnya pengusaha kakap dengan rekam jejak yang buruk mendapat kucuran dana milik rakyat, sedangkan rakyat banyak dari golongan kelas bawah hampir mustahil mendapat kemudahan seperti itu. Wajar bila timbul dugaan, bahwa sebenarnya negara ini semakin miskin karena banyak digarong, kemudian terinfirasi dengan gerakan koin buat Prita dan Bilqis, dalam waktu cukup singkat dan hanya donatur recehan, ternyata mampu mencapai angka M.

Rakyat kembali menduga-duga : “Jangan-Jangan …”

Semoga kali ini benar-benar untuk kepentingan Rakyat banyak.

Facebook

11 Februari 2010

Jejaring sosial yang bernama facebook sepertinya belum berhenti bikin heboh. Entah apa hanya di Indonesia ataukah di negara lain juga seperti itu, selalu bikin berita yang heboh-heboh.Gara fb siswi smp kabur sama temen fb nya, benarkah?

Facebook sejauh yang saya rasakan dan ketahui selama ini, tidak sedikit manfaatnya. Contohnya, ibu Prita walaupun tersandung karena nulis keluhan di fb, juga selesai karena dukungan facebooker, Bibit dan Chandra. Jadi intinya menurut saya sih, apapun yang namanya alat atau media itu baik dan tidak atau manfaat apa tidak nya kembali ke kita sebagai pengguna.

Facebook disamping gratis banyak manfaatnya kalau mau memanfaatkan untuk kebaikan.

Kekeran Di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran

9 Februari 2010

ih ngeri, kata pertama saya saat menyaksikan tayangan rekaman video kekerasan di STIP yang dilakukan beberapa taruna senior kepada taruna yuniornya.

Apakah harus seperti itu(pake cara kekerasan) buat nanamin disiplin?. Menurut saya kekerasan paling hanya mencetak orang-orang bertemperamen ‘keras’, bukan disiplin. Disiplin menurut saya juga tidak sama dengan keras atau tidak harus keras tapi konsisten pada aturan yang berlaku.

Herannya, dengan banyak kasus korban para taruna diberbagai perguruan tinggi milik pemerintah, kok masih banyak saja orang mau ya? atau karena ada imbalan kepastian dapat kerja ?.Dan Pemerintah sendiri sepertinya belum melakukan perubahan apa-apa walaupun korban terus berjatuhan termasuk di STPDN yang sekarang berubah menjadi APDN.

Sayang duit rakyat cuma dipakai untuk hal-hal yang banyak merusak generasi muda saja.

Ngeri deh ngebayangin tiap hari dihantui penyiksaan seperti itu. Kayak penjara aja.